Jumat, 02 September 2016

Renungan bagi mereka yang mau berpikir




Bila kita mengamati perkembangan agama Kristen di dunia Barat, pada saat ini justru mereka beramai-ramai meninggalkan Kristen. Kejadian ini karena penelitian di Barat membuktikan, Kristen bukanlah agama yang dibawa dan diajarkan oleh Yesus, tetapi ajaran yang dibawa oleh Paulus dengan memasukkan paganisme dan mitos Yunani ke dalam ajaran Kristen (Bible) yang tidak rasional dan ajarannya bertentangan dengan sains modern dan tehnologi.
Max I. Dimont dalam buku nya The Indestructible Jews, halaman 227, mengatakan: “One must not forget that Jesus was never a Christian.According to the Neu Testament; Acts (11:26), the word “Christian” was used for the first time in Antioc in 50 A.D., some twenty years after the death of Jesus.”
‘Orang tidak boleh lupa bahwa Yesus tidak pernah bergama Kristen. Menurut Perjanjian Baru (Kisah Para Rasul 11:26), kata-kata “Kristen” digunakan untuk pertama kalinya di Antiokiah pada tahun 50 Masehi, sekitar 20 tahun sesudah kematian Yesus)
Selanjutnya A. Powel Davies dalam bukunya The Meaning of the Dead Sea Scrolls halaman 92 menyatakan : Historically, Christianity is not the religion founded by Jesus and Spread abroad by his disciples.
(Menurut sejarah, agama Kristen bukanlah agama yang didirikan oleh Yesus dan bukan pula yang disebarluaskan oleh murid-murid Yesus).
Sedang menurut majalah Newsweek tanggal 12 Juli 1999 halaman 46 dikatakan sebagai berikut : Agama Kristen di dunia Barat menurun secara drastis termasuk di pusat agama Katolik di Italia dan di Irlandia.

Menurut data statistik, orang-orang Kristen yang menghadiri Gereja sebagai berikut :
1. Di Perancis hanya 3 % sampai 4 % tahun 1998
2. Di Inggris hanya 1 %
3. Di Jerman Timur pada tahun 1991 hanya 3,6 %. Tahun 1998 turun menjadi 2,1 %
4. Di Jerman Barat hanya 14,7 %, menjadi 7 %
5. Di Norwegia hanya 4,6 % turun menjadi 4,1 %
6. Di Italia hanya 41,4 % turun menjadi 29,4 %
7. Di Irlandia 65,1 % menjadi 63,2 %


Tidak ada komentar:

Posting Komentar